POLHUKAM.ID -Pos Menteri Keuangan di kabinet pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nanti harus diisi oleh tokoh baru. Oleh karenanya, Menkeu Sri Mulyani harus dipensiunkan sebagai pemegang kendali keuangan negara.
Demikian analisa Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Rabu (8/5).
“Baiknya ada penyegaran di Kemenkeu dengan "pensiunkan" Sri Mulyani dan menempatkan tokoh baru yang kapasitasnya jauh lebih baik,” kata Dedi.
Pengamat Politik jebolan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini menilai, sebetulnya Sri Mulyani dari sisi kapasitas sebenarnya tidak diragukan, hanya saja sebagai menteri diperlukan juga sebuah keberanian.
“Dan Sri Mulyani cenderung tidak miliki keberanian itu,” sesal Dedi.
Artikel Terkait
Menteri Bahlil Klaim Stok BBM Aman, IPO Minta Prabowo Waspada: Ini Risiko Krisis yang Disembunyikan?
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?
Robot atau Boneka? Rismon Sianipar Dituding Diremot dari Solo untuk Serang Roy Suryo
Anies Baswedan Datang Tanpa Undangan ke Halal Bihalal SBY, Demokrat: Panitia Tidak Mengundang