Aryo mengatakan, nama-nama yang maju tersebut justru tidak banyak mendapatkan perhatian di awal. “Jadi, apapun itu sebelum janur kuning melengkung atau janur merah, janur oranye, jalur hijau, itu semuanya masih mungkin,” kata Aryo menegaskan.
Ia juga menambahkan, masing-masing partai politik tentu memiliki kepentingan untuk menempatkan kadernya di jabatan publik.
Oleh karenanya, terkait dengan Pilkada 2024 masih banyak kemungkinan yang terbuka, khususnya soal pasangan yang akan mendampingi Anies Baswedan
Sumber: tvOne
Artikel Terkait
Menteri Bahlil Klaim Stok BBM Aman, IPO Minta Prabowo Waspada: Ini Risiko Krisis yang Disembunyikan?
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?
Robot atau Boneka? Rismon Sianipar Dituding Diremot dari Solo untuk Serang Roy Suryo
Anies Baswedan Datang Tanpa Undangan ke Halal Bihalal SBY, Demokrat: Panitia Tidak Mengundang