“Pajangan diruang kerja, itulah representasi mental dan pikiran yang sebenarnya,” lanjut dia.
Menurut dia, Bung Hatta merepresentasikan sebagai seorang cendikiawan sekaligus leader.
“Sementara Gibran merepresentasikan pemimpin karbitan yang masih suka bermain dengan dunianya,” ujar dia.
“Yang jelas, ruang kerja dikantor wakil presiden pasti lebih luas kok. Disana boleh pajang yang lebih banyak lagi, bahkan boneka2 berbentuk presiden tertentu juga sangat bisa dipajang disana,” tutup dia.
Sumber: cianjurupdate
Artikel Terkait
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?
Tragedi Ngada: Benarkah Sekolah di Indonesia Sudah Gratis?