POLHUKAM.ID -Pilkada Jakarta hingga kini masih cair, meski belakangan muncul spekulasi Anies Baswedan akan dihadapkan kembali melawan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Menanggapi itu, pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio alias Hensat, bahkan ragu rematch itu bakal terwujud.
"Kalau rematch Anies vs Ahok agak sulit, karena dua-duanya bukan orang yang bisa maju sendiri," kata Hensat, kepada Kantor Berita Politik RMOL, di Jakarta, Senin (22/7).
DIa juga mengatakan, walaupun Ahok kader PDIP, namun dia akan menghadapi tantangan besar, karena partainya hanya meraih 15 kursi di DPRD DKI Jakarta.
Berarti partai berlambang banteng moncong putih itu perlu membangun koalisi dengan partai lain untuk mengusung Ahok.
Meski PDIP kembali membangun koalisi serupa seperti Pilpres, yang melibatkan PPP dan Perindo, masih belum cukup, karena kedua partai itu hanya memiliki masing-masing satu kursi di DPRD DKI Jakarta.
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?