POLHUKAM.ID -Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Jakarta besar kemungkinan hanya akan diikuti satu pasang calon kepala daerah (Cakada) yang akan bersaing dengan kotak kosong.
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno mengatakan, Anies Baswedan terancam gagal dapat tiket lantaran partai pendukungnya PKS, Nasdem dan PKB loncat ke Koalisi Indonesia Maju (KIM).
Dengan bergabungnya tiga partai ini maka koalisi besar di Jakarta semakin tak terbendung. Peluang KIM plus pun merebut kemenangan semakin terbuka.
"KIM plus paling lawan kotak kosong atau calon independen yang saat ini sedang verifikasi faktual," kata Adi kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Minggu (11/8).
Di sisi lain, analis politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta itu menilai situasi demokrasi hari ini cukup mengkhawatirkan. Sebab Demokrasi seharusnya menyediakan pilihan-pilihan.
Artikel Terkait
Partai Prima Tantang Nasdem: Berani Naikkan PT ke 10 Persen, Kalau Sungguh-Sungguh!
Jokowi Dukung Revisi UU KPK 2024: Pengakuan Dosa atau Drama Politik 2029?
Usulan PT 7%: Ancaman Nyata bagi Kedaulatan Rakyat atau Cuma Rekayasa Politik?
Gibran vs Prabowo di 2029: Mampukah PSI dan Koalisi Strategis Jadi Penantang Serius?