Dia menegaskan, KIB tidak akan mengusung capres dari kader partai politik lain.
KIB dibentuk tiga partai, yaitu Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Kerja sama ketiga parpol sudah cukup untuk memenuhi syarat ambang batas pencalonan presiden sebesar 20 persen.
Namun, KIB masih terbuka dengan kemungkinan bergabungnya parpol lain dalam kerja sama ini. Menurut Airlangga, baik Golkar, PAN, maupun PPP memiliki kader yang mumpuni untuk didorong sebagai capres.
KIB tidak perlu memikirkan untuk mengusung Ganjar Pranowo yang juga kader PDIP.
"Di PAN ada Pak Zul (Ketum PAN Zulkifli Hasan), di PPP ada Pak Suharso (Ketum PPP Suharso Monoarfa). Dan, tentu ini disiapkan untuk mengembalikan bahwa politik itu harus berproses dari partai," ujar Airlangga, Rabu (8/6/2022).
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?