Ciri kedua, capres yang bakal diusung KIB adalah sosok yang antipolitik aliran. Selain itu, harus bisa menyatukan dan mencegah polarisasi di masyarakat.
Menurut Airlangga, parpol KIB memiliki satu kesamaan untuk mengikis polarisasi di masyarakat akibat gelaran Pilpres 2014.
“Itu salah satu hal yang didorong karena politik aliran tidak bisa dilepaskan dari tentunya yang kiri dan kanan. Kita tidak cari yang ekstrem," kata dia.
Selanjutnya, ciri yang paling penting sebagai sosok yang bakal diusung KIB sebagai capres adalah memiliki jam terbang tinggi dan pengalaman.
Terutama menghadapi situasi politik yang sangat dinamis di Indonesia.
"Calon pasti harus memiliki pengalaman, pengalaman di pemerintahan, DPR, dan MPR. Di manapun," tegas Airlangga.
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Strategi Jokowi 2029-2034: PSI, Kaesang, dan Misteri Dinasti Politik yang Mengguncang Indonesia
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?
Gatot Nurmantyo vs Kapolri: Analisis Hukum Mengungkap Dampak Kritik yang Dinilai Melemahkan Polri