Integritas Jokowi Dipertanyakan, Ucapan Soal BLT BBM Diungkit: Ternyata Analisisnya Salah!

- Minggu, 04 September 2022 | 09:30 WIB
Integritas Jokowi Dipertanyakan, Ucapan Soal BLT BBM Diungkit: Ternyata Analisisnya Salah!

"Dari dulu memang paling tidak program bantuan tunai. Kalau bisa bantuan itu diberikan untuk usaha-usaha produktif, usaha-usaha kecil, usaha rumah tangga yang produktif. Itu akan lebih baik. Dari dulu saya engga setuju. BLT, semuanya engga setuju," ujar Jokowi dalam video tersebut yang juga tertulis kata RIP integritas Jokowi.

Sementara itu, sejak Kamis, 1 September 2022, pemerintah mulai mencairkan BLT sebesar Rp 600.000 kepada masyarakat kelompok penerima manfaat (KPM). Bantuan sosial atau bansos ini diberikan untuk menjaga daya beli masyarakat sebagai antisipasi dampak dari kenaikan harga BBM.

Baca Juga: Putri Candrawathi Tidak Ditahan dengan Alasan Kemanusiaan, Ini Namanya Pembodohan Publik: Semua Tersangka Pembunuhan Wajib Ditahan!

Adapun anggaran yang disiapkan pemerintah untuk bantuan sosial sebesar Rp 24,17 triliun. Sebanyak Rp 12,4 triliun di antaranya akan dialokasikan untuk bansos dalam bentuk BLT.

BLT BBM itu akan diberikan kepada sebanyak 20,65 juta KPM atau masyarakat miskin senilai Rp600.000. Bantuan tersebut akan dibayarkan dua kali atau masing-masing Rp300.000.

Karena omongan inilah saya ndak yakin, ketika ada yg tanya, Presiden Jokowi akan menaikkan harga BBM. Pak Jokowi sangat mencintai rakyat dan tidak mungkin menjilat ludahnya sendiri. Kecuali kalo yang ada di Tiktok ini rekayasa hoaks. Ternyata analisis saya salah.#RakyatMonitor# pic.twitter.com/aXNzmSFaBs

Sumber: NewsWorthy

Halaman:

Komentar