Itu karena, Jokowi yang pernah mencalonkan diri dan menjadi presiden sebanyak dua kali tidak lagi bisa terlibat dalam pesta rakyat itu.
“Sekarang, libidonya semua yang tadinya disimpan, hasrat terpendam di 2019 sekarang diledakkan kembali nih karena mereka merasa sekarang ada no mens,” jelas Yunarto.
Di sisi lain, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menentukan agenda Pemilu 2024 akan digelar pada 14 Februari 2022 mendatang.
Sumber: NewsWorthy
Artikel Terkait
Anwar Usman Bisa Saja Menyesal Karir Hancur Gegara Gibran
VIRAL Beredar Foto MABA Fakultas Kehutanan UGM 1980, Tak Ada Potret Jokowi?
Gibran dan Dua Rekannya Ditangkap Polisi terkait Dugaan Penggelapan Duit Rp 15 Miliar
Kejagung Sita Rupiah-Mata Uang Asing Riza Chalid