Kemenkeu: Ketahanan Eksternal Indonesia Tetap Terjaga, Berikut Penjelasannya!

- Rabu, 25 Mei 2022 | 10:20 WIB
Kemenkeu: Ketahanan Eksternal Indonesia Tetap Terjaga, Berikut Penjelasannya!

Kinerja positif ini membantu mempersempit defisit TMF menjadi US$1,7 miliar atau sebesar 0,5% dari PDB (defisit di kuartal IV 2021: US$2,2 miliar). "Kita terus mendorong reformasi untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif sehingga ada perbaikan pada Neraca TMF," ujarnya.

Ketidakpastian pasar keuangan global akibat tensi geopolitik dan inflasi di Amerika Serikat yang memicu pengetatan kebijakan moneter (suku bunga global) telah berdampak pada terjadinya aliran keluar investasi portofolio. Meski demikian, fundamental ekonomi Indonesia yang kuat, khususnya terkait dampak positif harga komoditas global pada Indonesia dan prospek pemulihan ekonomi nasional, akan menjadi faktor penting menguatnya kepercayaan investor di pasar keuangan domestik.

Pemerintah bersama otoritas terkait sektor keuangan yang tergabung dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) akan senantiasa menciptakan bauran kebijakan yang tepat untuk stabilitas perekonomian. Dengan berbagai langkah dan bauran kebijakan yang ditempuh pemerintah dan otoritas lainnya tersebut, Neraca TMF akan lebih baik ke depan. 

Secara agregat, pada Triwulan I 2022, NPI menunjukkan kinerja yang relatif baik, meskipun mencatatkan defisit sebesar US$1,8 miliar, di tengah ketidakpastian terkait dinamika global. Posisi cadangan devisa pada Maret 2022 tercatat sebesar US$139,1 miliar atau setara dengan kebutuhan pembiayaan impor dan utang luar negeri Pemerintah selama tujuh bulan.

"Cadangan devisa ini menjadi modal dalam menjaga ketahanan Indonesia terhadap berbagai potensi risiko eksternal ke depan," tutup Febrio. 

Mempertimbangkan outlook neraca transaksi berjalan dan TMF, performa NPI secara keseluruhan diharapkan ke depan diperkirakan masih baik dan dapat menopang ketahanan sektor eksternal.

Sumber: akurat.co

Halaman:

Komentar