"Yang dibawa 8 orang. Yang rencana lewat depan 4, SDW (Sudewo) dan 3 koordinator kecamatan (pengepul)," jelas Budi Prasetyo kepada awak media.
Latar Belakang OTT KPK di Pati
Operasi ini dilakukan KPK selama dua hari, sejak Minggu (18/1/2026) hingga Senin (19/1/2026). OTT ini menyasar dugaan praktik jual beli jabatan untuk posisi perangkat desa di wilayah Pati.
Sebelum diterbangkan ke Jakarta, Bupati Sudewo terlebih dahulu menjalani proses pemeriksaan awal di Mapolres Kudus.
Artikel Terkait
Kasat Narkoba Toraja Utara Terima Setoran Rp10 Juta/Minggu dari Bandar, Ini Fakta yang Terungkap di Sidang Etik
AKP Arifan Efendi Diduga Terima Setoran Rp10 Juta/Minggu dari Bandar: Fakta Sidang Etik yang Mengejutkan
KPK Ungkap Modus Grup WA Belanja RSUD untuk Salurkan Uang ke Keluarga Bupati Pekalongan
Fadia Arafiq Klaim Sedang Bersama Gubernur Saat OTT, Ahmad Luthfi Bantah Tegas: Siapa yang Bohong?