Dalam kesempatan terpisah, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi secara tegas membantah klaim Bupati Pekalongan tersebut.
"La yang nuding siapa? Ditangkapnya (Fadia Arafiq) kita saja ndak ada yang tahu," kata Ahmad Luthfi.
Ia mengakui sempat bertemu dengan Fadia Arafiq pada Senin (2/3/2026) malam, sehari sebelum OTT, untuk membahas rapat MBG. Pertemuan di rumah dinasnya itu juga dihadiri Bupati Tegal dan Wakil Bupati Purbalingga.
Namun, Luthfi menegaskan tidak bersama Fadia pada saat Operasi Tangkap Tangan KPK terjadi.
Kronologi KPK: Fadia Arafiq Ditangkap Saat Isi Daya Mobil Listrik
Keterangan KPK justru memperkuat bantahan Gubernur Jateng. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, membeberkan Fadia Arafiq ditangkap tim penyidik saat mobil listriknya sedang diisi daya (charge) di sebuah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Semarang.
"Dicari ternyata mobil listrik ada lagi di-charge, lagi diisi. Nah di situ (SPKLU) ketemunya," kata Asep. Pernyataan ini mengindikasikan Fadia ditangkap sendirian, tidak sedang bersama Ahmad Luthfi seperti klaimnya.
Perbedaan versi antara Bupati Pekalongan dan Gubernur Jawa Tengah ini menyisakan tanda tanya besar terkait kronologi sebenarnya dari Operasi Tangkap Tangan KPK tersebut.
Artikel Terkait
KPK Tangkap Bupati Saat Ngecas Mobil Listrik: Ini Kasus dan Kronologi Lengkapnya
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Ditangkap KPK! Ini Modus dan Kronologi OTT yang Menggemparkan
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring OTT KPK: Ini Kronologi Lengkap dan Fakta Terbaru yang Mengejutkan!
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya: Terungkap Proyek Kereta Api Mana Saja yang Diduga Bermasalah?