Dia juga menjelaskan, akun Twitter pribadinya tidak begitu aktif dan jarang dibuka. Untuk itu dia tidak memperhatikan hari per hari. Dia meminta masyarakat membuktikan karakternya di media sosial dengan membandingkan dengan akun media sosial lain miliknya, seperti Facebook, dan Instagram.
"Mohon masyarakat memahami, pembunuhan karakter itu terjadi pada Jumat malam, 28 Juli 2023, ketika kami (KPK) dalam beberapa hari ini banyak mendapat tantangan dan ancaman atau teror nyawa dan kekerasan, baik disampaikan lewat WA maupun karangan bunga yang dikirim ke rumah-rumah struktural dan pimpinan KPK, karena memberantas korupsi," ungkap Ghufron.
Pembunuhan karakter itu, kata dia, merupakan bagian dari tantangan. Namun dia meminta agar dihentikan.
"Saya maafkan dan saya doakan anda semua yang telah berupaya menghina dan merendahkan saya, semoga anda dan keluarga dimuliakan Allah Tuhan YME, dan dilindungi dari hancurnya nama baik karena penyerangan seperti ini," tutur Ghufron.
Karangan Bunga
Sementara itu, berdasar foto-foto yang diperoleh Kantor Berita Politik RMOL, ada empat karangan bunga yang diduga bernada teror, tiga di antaranya memuat nama Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, dikirim di kediamannya, dan satu lagi tertulis nama Plt Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu.
Karangan bunga itu bertuliskan "Selamat Atas Keberhasilan Bapak Alexander Marwata Memasuki Pekarangan Tetangga", pengirimnya pun berlabel "Tetangga".
Karangan bunga yang memuat nama Asep juga memiliki kata-kata mirip, yakni "Selamat Atas Keberhasilan Anda, Bapak Asep Guntur Rahayu, Memasuki Pekarangan Tetangga". Pengirimnya pun "Dari Tetangga".
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Abdul Wahid Bongkar Kejanggalan Dakwaan KPK: OTT Rp800 Juta hingga Jatah Preman Tak Ada dalam Berkas!
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?