Hukrim, polhukam.id - Nasib jenazah Muhammad Abdul Fatah yang ditahan di salah satu rumah sakit di Kamboja, hingga kini belum ada kejelasan tentang pemulangannya.
Orang tua jenazah Muhammad Abdul Fatah, seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kampung/Desa Cibodas, Kecamatan Cijati, Cianjur Selatan, mengirim surat terbuka meminta bantuan pemulangan kepada Presiden Jokowi.
Hingga kini, sejak kematiannya satu bulan yang lalu, jenazahnya ditahan di salah satu rumah sakit di Kamboja, karena orang tuanya tidak sanggup menebus biayanya.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Cianjur H Tohari Sastra, ketika dikonfirmasi Bangbara com, mengatakan belum ada informasi lagi dari pihak KBRI.
“Belum ada info lagi dari KBRI “ ungkapnya Kamis, 21 Desember 2023.
Sebelumnya Kepala Disnakertrans (Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi) Kabupaten Cianjur, Tohari Sastra, pihaknya sudah berkomunikasi dengan KBRI di Kamboja, terkait meninggalnya Abdul Fatah.
Artikel Terkait
Abu Janda Cs Terancam Bui! 40 Ormas Islam Lapor Polisi, Publik Desak Proses Hukum Tanpa Pandang Bulu
Kasus Pemukulan Waketum PSI Berakhir Damai: Restorative Justice Jadi Jalan Tengah
Ijazah Jokowi Digugat Lagi ke PN Solo! Alumni UGM Ini Bongkar Misi di Balik Gugatan
KPK Bongkar Aliran Duit Panas DJKA ke Stafsus, Kini Menduga Mengalir ke Eks Menhub Budi Karya