"Iya, Pak Kapolda diserang, aduh," ujar wanita perekam video.
Dalam situasi yang semakin panas, Polda Papua masih melakukan pendataan terhadap korban, baik dari kalangan aparat maupun sipil.
"Iya (ada aparat diserang), saya belum mendapatkan data korban masyarakat, maupun aparat," tambah Kombes Benny.
Peristiwa ini menunjukkan eskalasi ketegangan dalam situasi pengantaran jenazah Lukas Enembe dan memerlukan penanganan yang cermat dan mendalam dari pihak berwenang untuk mengembalikan ketertiban di wilayah tersebut.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: mediapedomanindonesia.com
Artikel Terkait
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?
Yaqut Cholil Qoumas Kembali ke Rutan KPK: Apa Hasil Pemeriksaan Kesehatan di RS Bhayangkara?