Adapun motif dalam perkara ini yakni alasan ekonomi. Di antaranya untuk membantu biaya kuliah adik, dan memenuhi kebutuhan ibunya.
Demi melancarkan rencananya itu, terdakwa mengambil mobil milik korban secara paksa serta menusuk beberapa tubuh korban.
"Terdakwa mempunyai niat dan merencanakan akan melakukan pembunuhan pada sopir taksi online untuk mendapatkan mobil yang dikendarainya," jelasnya.
Sementara itu orang tua korban yang hadir di persidangan Hari Pramono mengatakan sudah ikhlas atas kepergian anaknya.
Ia menyerahkan putusan pada Allah. "Adil atau tidaknya putusan saya serahkan pada Allah," tuturnya.
Baca Juga: Fakta Baru Terungkap di Pra Rekonstruksi Pembunuhan Driver Taksi Online di Mugas Dalam Semarang
Diberitakan sebelumnya, seorang sopir taksi online dibunuh oleh penumpang, Bahgastian Wahyu Kisara.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: radarsemarang.jawapos.com
Artikel Terkait
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?
Yaqut Cholil Qoumas Kembali ke Rutan KPK: Apa Hasil Pemeriksaan Kesehatan di RS Bhayangkara?