polhukam.id - Kembali terjadi peristiwa penyiraman hingga pembacokan terjadi, hal tersebut, pria penjual semangka di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, tewas setelah disiram air keras hingga dibacok orang tak dikenal.
Dalam hal itu, Pedagang setempat mengaku baik pelaku dan korban sempat adu mulut di pasar dan bisa didamaikan sebelum peristiwa penyiraman hingga pembacokan tersebut terjadi.
"Sebelumnya pernah ramai juga di sini (pelaku dan korban). Sebelumnya kan pernah cekcok juga di pasar juga udah pada tahu kok. Jadi didamaikan dibawa ke kantor," ucap Pakde Lemu, salah satu pedagang di Pasar Induk Kramat Jati, Selasa (09/01/2024).
Ia lalu menyebutkan cekcok itu bermula dari dugaan perselingkuhan antara korban dan istri pelaku. Polisi sebelumnya menyatakan masih mendalami motif pembunuhan penjual semangka itu.
"Permasalahannya permasalahan perselingkuhan. Sebetulnya itu udah didamaikan di kantor itu saya tahu itu. Cuma ya mungkin karena dendam dari si pelaku itu karena memang benar-benar sakit, karena rumah tangganya itu diganggu, nah puncaknya itu waktu kemarin itu," tutur Pakde Lemu.
Artikel Terkait
Abu Janda Cs Terancam Bui! 40 Ormas Islam Lapor Polisi, Publik Desak Proses Hukum Tanpa Pandang Bulu
Kasus Pemukulan Waketum PSI Berakhir Damai: Restorative Justice Jadi Jalan Tengah
Ijazah Jokowi Digugat Lagi ke PN Solo! Alumni UGM Ini Bongkar Misi di Balik Gugatan
KPK Bongkar Aliran Duit Panas DJKA ke Stafsus, Kini Menduga Mengalir ke Eks Menhub Budi Karya