HALLO.DEPOK.ID - Indonesia, 17 Januari 2024 - Polemik politik di Indonesia semakin memanas setelah Rocky Gerung mengajak Megawati Soekarnoputri untuk memimpin gerakan pemakzulan Joko Widodo (Jokowi) menjelang Pilpres 2024. Bagaimana respons PDIP dan proyeksi elektabilitas Anies Baswedan? Simak selengkapnya.
PDIP Respons Terhadap Wacana Pemakzulan Jokowi
Rocky Gerung, dalam diskusi DIALOG PUBLIK RELAWAN AM1N BUGAR, mengungkapkan keyakinannya bahwa Megawati Soekarnoputri memiliki kekuatan untuk memimpin langkah gerakan pemakzulan Jokowi.
Baca Juga: Mundurnya Maruarar dari PDIP! Dampak, Kontroversi, Hinnga Potensi Bergabung ke PSI
Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, menjawab dengan bijak bahwa pemakzulan Presiden bukanlah hal yang mudah dan harus didasarkan pada pelanggaran hukum yang terbukti.
"Pemakzulan Jokowi tidak semudah membalikan telapak tangan.
Seorang Presiden RI hanya bisa dimakzulkan apabila terbukti melanggar hukum," kata Puan Maharani.
Meski demikian, ia mengakui bahwa aspirasi dapat disuarakan, namun mengajukan pertanyaan mengenai urgensi dari ajakan tersebut.
Rocky Gerung Ajak Megawati untuk Turun dalam Gerakan Pemakzulan
Rocky Gerung menekankan perlunya langkah politik yang terarah dan cepat dalam melakukan pemakzulan Jokowi.
Dalam pandangannya, Megawati Soekarnoputri memiliki posisi yang strategis sebagai Ketua Umum PDIP dan dapat memulai langkah pemakzulan dengan melibatkan fraksi PDIP di DPR RI.
Artikel Terkait
Abu Janda Cs Terancam Bui! 40 Ormas Islam Lapor Polisi, Publik Desak Proses Hukum Tanpa Pandang Bulu
Kasus Pemukulan Waketum PSI Berakhir Damai: Restorative Justice Jadi Jalan Tengah
Ijazah Jokowi Digugat Lagi ke PN Solo! Alumni UGM Ini Bongkar Misi di Balik Gugatan
KPK Bongkar Aliran Duit Panas DJKA ke Stafsus, Kini Menduga Mengalir ke Eks Menhub Budi Karya