"Langkah politik itu bisa dilakukan oleh Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri lantaran memiliki kuasa di partai yang mendominasi DPR RI," ujar Rocky Gerung.
Ia juga mengajak pendukung Anies Baswedan dan Cak Imin untuk bersatu dalam memakzulkan Jokowi secara konstitusional.
PDIP Tegas: Pemakzulan Harus Berlandaskan Hukum
Puan Maharani menegaskan bahwa pemakzulan Presiden harus berlandaskan pada pelanggaran hukum yang terbukti.
Meski mengakui bahwa aspirasi boleh disuarakan, ia menyoroti urgensi dari langkah politik tersebut.
"Ya aspirasi itu boleh saja diberikan atau disampaikan, namun apa urgensinya.
Jadi kita lihat apa urgensi.
Namun namanya aspirasi tetap harus kami terima," ujarnya.
Proyeksi Elektabilitas Anies Baswedan Menurut Rocky Gerung
Dalam konteks Pilpres 2024, Rocky Gerung mengklaim bahwa Anies Baswedan memiliki kendala dalam meraih suara karena adanya perlawanan dari Jokowi.
Baca Juga: Kontroversi Viral Sekda Takalar! Jokowi Janjikan Jutaan CPNS Jika Anaknya Menang di Pilpres 2024
Menurutnya, Anies hanya akan mampu meraih 17 persen suara, dan langkah politik yang tepat adalah menghalangi Jokowi agar Anies dapat memenangkan Pilpres.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: depok.hallo.id
Artikel Terkait
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?
Yaqut Cholil Qoumas Kembali ke Rutan KPK: Apa Hasil Pemeriksaan Kesehatan di RS Bhayangkara?