Jalan Pelajar, yang berada di belakang Stadion Teladan, pernah menjadi pusat bongkar muat durian pada masa kejayaan PSMS Medan.
Di sana, durian dari berbagai daerah Sumatera Utara, seperti Sidikalang, Pahae, Sibolga, Pardomuan, Nias, Kutacane, hingga Padang, diperdagangkan dalam jumlah bertruk-truk setiap harinya.
Kala itu, hampir seluruh pedagang durian adalah laki-laki, dan salah satu yang mencuat adalah Bang Ucok Tanjung.
Bang Ucok Tanjung tidak hanya berjualan di Jalan Pelajar, tetapi juga mulai mengecer durian di berbagai penjuru Medan. Dia mempercayakan lapak-lapak pinggir jalan ini kepada anggotanya, di antaranya Ucok Godang, Ucok Singlet, dan Ucok Mini.
Tiga orang ini, yang awalnya hanya pekerja angkut dan supir angkut durian, akhirnya memisahkan diri dan mendirikan usaha masing-masing setelah memiliki modal dan pengalaman yang cukup.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: bali.suaramerdeka.com
Artikel Terkait
Abu Janda Cs Terancam Bui! 40 Ormas Islam Lapor Polisi, Publik Desak Proses Hukum Tanpa Pandang Bulu
Kasus Pemukulan Waketum PSI Berakhir Damai: Restorative Justice Jadi Jalan Tengah
Ijazah Jokowi Digugat Lagi ke PN Solo! Alumni UGM Ini Bongkar Misi di Balik Gugatan
KPK Bongkar Aliran Duit Panas DJKA ke Stafsus, Kini Menduga Mengalir ke Eks Menhub Budi Karya