Atas kejadian itu, korban melapor ke Reskrim Polsek Tenggilis Mejoyo yang langsung melakukan penyidikan.
Hasilnya, lelaku berhasil ditangkap di Stasiun Wonokromo Surabaya.
Baca Juga: Rakyat Boyolali Komitmen Habis-habisan Menangkan Anies-Cak Imin
Kapolsek Tenggilis Kompol Masdawati mengatakan, modus yang menjerat korban guru ini, pelaku berkenalan lewat aplikasi Omey.
Begitu sepakat, selanjutnya pelaku mengajak keluar dan merayu calon korban, setelah mengajak keluar dengan menggunakan motor milik korban, pelaku menyuruh korban untuk membeli minum dan makan di Toko Retail Alfamart.
"Salah satunya di Panjang Jiwo itu. Setelah korban turun dan membeli barang, motor dan barang-barang milik korban dibawa pergi oleh
pelaku," jelas Masdawati.
Usai anggota dapat mengamankan pelaku langsung menjalani pemeriksaan. Pelaku mengaku baru kali ini saja melakukan aksi tersebut. Rencananya, uang hasil itu akan dibuat kebutuhan keluarganya.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: adatah.com
Artikel Terkait
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?
Yaqut Cholil Qoumas Kembali ke Rutan KPK: Apa Hasil Pemeriksaan Kesehatan di RS Bhayangkara?