Sepekan terakhir, banyak terjadi kasus kekerasan berkunjung hilangnya nyawa seseorang.
Dari berbagai informasi, WNA Turki tersebut masuk ke Bali pada 7 December 2023. Sedangkan tiga WNA Meksiko yang menjadi tersangka, masuk ke Bali pada 12 December 2023.
Mereka datang dari Kuala Lumpur Dan sempat menginap di salah satu villa di kawasan Kerobokan. Baru seminggu berselang, pindah ke TKP penembakan di Villa Palm House, Mengwi.
Baca Juga: Ngemis Dan Meresahkan Warga Ubud, Kakek Asal AS Dideportasi
Untuk WNA Meksiko, mereka memilih menginap di kawasan yang cukup jauh dari TKP yaitu di Perubahan Tarumas Gang Jempiring, Ungasan, Kuta Selatan.
Pertanyaan lainnya, ada masalah apa dengan mereka? Jika dianalisa, bisa saja masalah narkoba. Sebab Meksiko memang terkenal dengan kartel narkoba.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: bali.suaramerdeka.com
Artikel Terkait
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?
Yaqut Cholil Qoumas Kembali ke Rutan KPK: Apa Hasil Pemeriksaan Kesehatan di RS Bhayangkara?