BOLTIM - Kejadian yang tidak terduga terjadi saat rekonstruksi Kasus pembunuhan dan mutilasi anak dengan korban Thilfa Azahra Mokoagow, warga Desa Tutuyan tiga Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.
Rambut tersangka Arnita Mamonto alias aning dijambak seorang ibu saat persiapan reka adegan di pintu Mapolres Bolaang Mongondow Timur-Sulawesi Utara.
Dalam sebuah video yang beredar, Polisi kemudian menenangkan ibu yang merupakan Tante dari korban. Kepada Polisi, Ibu yang tidak menyebutkan identitasnya itu merasa kesal dengan pelaku karena telah menghabisi nyawa keponakannya.
Baca Juga: Kasus Pembunuhan dan Mutilasi Anak di Boltim Memasuki Babak Baru
"Pokoknya dia dikasi hukuman mati saja pak. Jangan biarkan dia hidup," ujar ibu tersebut dalam unggahan video.
Aksi dari ibu-ibu tersebut mendapat beragam komentar dari Netizen. Sebagian netizen berkomentar bahwa aksi ini telah mewakili Kemarahan Ibu-ibu se-Indonesia.
"Makasih Tantenya Zha sudah mewakili Kemarahan netizen," tulis akun Facebook Ria Van gobel Modeong.
Artikel Terkait
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?
Yaqut Cholil Qoumas Kembali ke Rutan KPK: Apa Hasil Pemeriksaan Kesehatan di RS Bhayangkara?