Gatley keluar dari angkatan darat Inggris pada Maret. Setelah mempertimbangkan dengan cermat, menurut keluarganya, ia pergi ke Ukraina untuk membantu memerangi invasi Rusia.
Keluarga mengatakan mereka menerima kabar pada Jumat (13/6/2022) kabar bahwa Gatley telah ditembak dan dibunuh. Sievierodonetsk menjadi pusat pertempuran sengit antara Ukraina dan Rusia untuk menguasai wilayah Donbas.
"Dia mencintai pekerjaannya dan kami sangat bangga padanya. Dia benar-benar pahlawan dan akan tinggal selamanya di hati kami," kata keluarganya di Facebook.
Artikel Terkait
Trump Klaim Khamenei Tewas, Iran Bantah: Simpang Siur yang Bikin Dunia Tegang!
Iran Serang Israel: Rudal Hantam Bnei Brak, AS Klaim Ratusan Personel Tewas di 14 Pangkalan
Citra Satelit Buktikan: Kediaman Rahasia Ali Khamenei Hancur Lebur Usai Serangan AS-Israel
40 Korban Tewas! Serangan Israel Hantam Sekolah Perempuan di Iran, Ini Faktanya