Minggu pagi menandai hari baru bagi pecinta makanan cepat saji Rusia. Restoran yang sebelumnya dijalankan oleh jaringan makanan cepat saji Barat yang sangat populer, dibuka kembali dengan merek baru. Sebanyak 50 gerai lainnya akan menyusul dibuka pada Senin (13/6/2022).
McDonald's menjadi salah satu perusahaan global terbesar yang meninggalkan Rusia. Restoran cepat saji ini menjual semua restorannya setelah beroperasi di Rusia selama lebih dari 30 tahun, menyusul invasi Ukraina.
Krisis kemanusiaan dalam perang di Ukraina, membuat McDonald's memutuskan mereka tak bisa lagi berbisnis di negara tersebut.
Dalam pernyataan resmi, McDonald's mengatakan, ini merupakan langkah lanjutan setelah mereka menutup sementara restoran di Rusia dan menunda bisnis di sana. Setelah dijual, restoran yang baru tak boleh lagi memakai nama, logo, branding dan menu McD.
Jaringan restoran cepat saji ini mengatakan, prioritas mereka adalah memastikan para karyawan di McDonald's Rusia terus mendapatkan gaji hingga semua transaksi dihentikan dan mereka akan dipekerjakan oleh pembeli potensial.
Artikel Terkait
Dokumen Rahasia Terungkap: Surat Kematian Jeffrey Epstein Terbit SEBELUM Ia Ditemukan Tewas!
Misteri Wajah di Uang $20: Benarkah Jeffrey Epstein Adalah Reinkarnasi Andrew Jackson?
Iran Tolak Mentah-Mentah! Ini Alasan Pengayaan Uranium Tak Bisa Ditawar AS di Oman
Dokumen FBI Bocor: Ternyata Ini Peran Sebenarnya Jeffrey Epstein untuk Mossad