Venezuela Tegaskan Nicolas Maduro Tetap Presiden Meski Ditahan AS
Pemerintah Venezuela secara tegas menolak klaim pengambilalihan pemerintahan oleh Amerika Serikat. Wakil Presiden Delcy Rodriguez menegaskan bahwa Nicolas Maduro Moros tetap merupakan satu-satunya presiden yang sah di negara tersebut.
Pernyataan ini disampaikan Rodriguez dalam pertemuan Dewan Pertahanan Venezuela, yang membahas operasi militer AS. "Hanya ada satu presiden di negara ini, namanya Nicolas Maduro Moros," tegasnya seperti dikutip dari media internasional.
Desakan Pemulangan Maduro dan Peringatan ke Negara Lain
Rodriguez mendesak pemerintah Amerika Serikat untuk segera memulangkan Presiden Nicolas Maduro dan Ibu Negara Cilia Flores ke Karakas. Dia menyebut serangan dan intervensi AS ini sebagai preseden buruk bagi kawasan Amerika Latin.
"Kami menyerukan kepada bangsa-bangsa di Tanah Air yang Agung untuk bersatu. Apa yang dilakukan terhadap Venezuela hari ini bisa terjadi pada negara mana pun di kawasan. Penggunaan kekuatan ini bisa berbalik melawan negara mana pun," ujar Rodriguez memperingatkan.
Artikel Terkait
AS Perluas Operasi: Buru Kapal Tanker Iran Sampai ke Samudera Pasifik, Apa Dampaknya?
Iran Berencana Tarik Tol Rp257 Triliun di Selat Hormuz: Mampukah Hadapi Penolakan AS?
Gempuran 11 Kota Lebanon Menit Terakhir Jelang Gencatan Senjata, Hizbullah Langsung Balas Dendam
Dubes Rusia Bongkar Fakta: AS & Israel Dituding Jadi Dalang Eskalasi Konflik Timur Tengah