Miliarder Dubai Kecam AS: "Apa Hak Amerika Serang Negara Berdaulat Seperti Venezuela?"
Seorang miliarder ternama asal Dubai, Khalaf Al Habtoor, menyatakan keterkejutan dan kecamannya atas tindakan Amerika Serikat yang menyerang dan menangkap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro. Ia secara terbuka mempertanyakan legitimasi dan hak AS untuk melakukan intervensi terhadap negara berdaulat.
"Dengan logika apa kita mendengar pernyataan dari Trump yang mengumumkan 'Kami telah menangkap Presiden Venezuela dan akan memerintah Venezuela'? Bagaimana mungkin nasib 30 juta penduduk ditentukan begitu mudah?" ujar ketua Al Habtoor Group tersebut, seperti dikutip dari Khaleej Times.
Pernyataan Trump dan Reaksi Keras Miliarder
Kritik ini dilontarkan menyusul pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengumumkan akan mengambil alih pengelolaan Venezuela serta sumber minyaknya pasca penangkapan Maduro. Al Habtoor menegaskan bahwa hal ini bukan sekadar perselisihan politik, melainkan pelanggaran etika dan kemanusiaan.
"Saya terkejut! Apakah kedaulatan negara kini menjadi hal sepele? Siapa yang memberikan hak ini? Di mana peran komunitas internasional dan PBB?" tulisnya dalam sebuah unggahan di media sosial.
Artikel Terkait
Blokade Trump vs Iran: Selat Hormuz Membara, Bisakah Perang Dicegah?
Gempa M7.4 Baru Saja Terjadi, BMKG Jepang Peringatkan: Bersiap untuk yang Lebih Dahsyat!
Balikatan 2026: 17.000 Pasukan AS-Filipina-Jepang Uji Rudal di Depan Taiwan, China Marah!
Selat Hormuz Meledak! AS Tembak & Sita Kapal Iran, Ancaman Perang Makin Nyata?