Meski belum memiliki bukti fisik yang kuat, Ozmen meyakini klaimnya berdasarkan kemiripan wajahnya dengan Donald Trump dan anak-anak Trump lainnya. Ia juga menyoroti ketidaksesuaian dalam dokumen status sipil resminya sebagai dasar kecurigaan.
Upaya hukumnya untuk memaksa tes paternitas sempat menemui jalan buntu. Pada September lalu, pengadilan keluarga di Ankara menolak permohonannya dengan alasan bukti yang diajukan tidak cukup, terlebih lagi karena melibatkan warga negara asing yang sangat terkenal.
Tidak Menyerah, Lanjutkan Perjuangan Hukum
Necla Ozmen tidak patah arang. Ia telah mengajukan banding atas penolakan pengadilan Turki. Selain itu, secara aktif ia mengirimkan berbagai petisi ke Kedutaan Besar Amerika Serikat di Turki serta ke lembaga peradilan di AS, sambil menanti tanggapan yang dapat membuka jalan untuk pembuktian kebenaran klaimnya.
Kasus ini terus menjadi perhatian, menimbulkan pertanyaan besar dan menunggu kepastian apakah klaim luar biasa ini akan sampai pada tahap pembuktian ilmiah melalui tes DNA.
Artikel Terkait
CIA Senjatai Milisi Kurdi untuk Iran: Benarkah Pemberontakan Baru Akan Dimulai?
Scott Ritter Bongkar Skema Jebakan Martir Iran: Kematian Khamenei Justru Permainan Akhir yang Jenius?
Militer AS & Nubuat Akhir Zaman: Benarkah Perang Iran Dianggap Jalan Turunnya Yesus?
Mengapa AS Bisa Kalah Perang Melawan Iran? Analisis Prof Jiang Xueqin yang Mengejutkan