Jerman Kembali Jadi Raksasa Militer Eropa: Strategi Rahasia & Target 260.000 Pasukan yang Bikin Rusia Waswas

- Selasa, 20 Januari 2026 | 13:00 WIB
Jerman Kembali Jadi Raksasa Militer Eropa: Strategi Rahasia & Target 260.000 Pasukan yang Bikin Rusia Waswas

Membangun "NATO Eropa" yang Mandiri

Eropa, khususnya Jerman, menyadari ketergantungan pada militer AS adalah kerentanan. Mereka kini berjuang membentuk pertahanan kolektif mandiri atau "NATO Eropa", dengan Jerman sebagai tulang punggung operasionalnya.

Rencana ini juga mencakup pemanfaatan penangkal nuklir gabungan Inggris-Prancis sebagai pengganti payung nuklir Amerika.

Respons Rusia dan Tantangan ke Depan

Kebangkitan militer Jerman membuat Moskow tidak nyaman. Duta Besar Rusia untuk Jerman, Sergey Nechayev, menyebut Jerman tengah mempercepat persiapan konfrontasi militer skala penuh.

Tantangan terbesar Eropa adalah menyatukan militer yang masih terfragmentasi oleh ego nasional dan perbedaan sistem senjata. Namun, dengan kepemimpinan dan investasi besar Jerman, keseimbangan kekuatan di Eropa mulai bergeser.

Kilas Balik: Sejarah Kekuatan Militer Jerman dari Masa ke Masa

Transformasi 2026 ini adalah babak baru dalam siklus panjang sejarah militer Jerman:

  • Perang Dunia I & II: Jerman dikenal sebagai kekuatan militer darat paling dominan dengan doktrin Blitzkrieg dan inovasi teknologi seperti roket V-2 dan pesawat jet pertama.
  • Pasca Kekalahan: Jerman mengalami demiliterisasi total, fokus pada "Keajaiban Ekonomi" dan menjadi negara pasifis.
  • Perang Dingin - 2020-an: Bundeswehr dibentuk dengan peran terbatas di bawah NATO. Budaya antimiliterisme kuat sebagai penebusan dosa masa lalu.
  • Titik Balik 2022: Invasi Rusia ke Ukraina memicu Zeitenwende (perubahan zaman). Jerman membuang pasifisme dan berkomitmen pada pembangunan kekuatan pertahanan yang tangguh.

Kebangkitan militer Jerman kali ini bukan untuk agresi, melainkan respons defensif atas ancaman eksternal dan hilangnya kepastian aliansi tradisional. Transformasi ini menandai era baru di mana Jerman siap memikul tanggung jawab utama dalam keamanan kolektif Eropa.

Halaman:

Komentar