Wasiat Rahasia Ayatollah Khamenei: Rencana Darurat Jika Terbunuh dalam Perang vs AS
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dikabarkan telah menyiapkan instruksi dan rencana darurat menyusul ancaman perang dengan Amerika Serikat. Laporan New York Times mengungkap wasiat Khamenei yang berisi delegasi kepemimpinan jika dirinya gugur dalam konflik.
Ali Larijani Ditunjuk sebagai Pengganti dalam Krisis
Menurut sumber intelijen, Khamenei memberikan instruksi rahasia bukan kepada Presiden Masoud Pezeshkian, melainkan kepada penasihat senior Ali Larijani. Larijani, yang menjabat Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi, ditetapkan untuk mengambil alih urusan negara jika komunikasi terputus dan Khamenei terbunuh.
Larijani dipilih karena pengalamannya meredam demonstrasi, menangani perundingan nuklir sensitif, dan berkoordinasi dengan negara seperti Rusia dan Qatar. Penunjukan ini menunjukkan persiapan Iran untuk menjaga stabilitas kepemimpinan di tengah krisis.
Kesiapan Militer Iran dalam Siaga Tinggi
Iran dilaporkan telah meningkatkan kewaspadaan militer ke level tertinggi. Kekuatan rudal dikerahkan di sekitar Irak dan Teluk Persia, disertai latihan militer intensif sebagai antisipasi serangan AS.
Pernyataan Khamenei belakangan ini tetap menantang, dengan janji serangan balasan keras. Postur ini mencerminkan penilaian Tehran bahwa jalur diplomasi mungkin menutup, terlebih setelah peringatan Presiden AS Donald Trump tentang "hal buruk" yang akan terjadi tanpa kesepakatan.
Artikel Terkait
Dubes AS Mike Huckabee Klaim Israel Berhak Kuasai Timur Tengah: Ini Fakta Kontroversialnya
USS Gerald Ford Siaga Tempur: Akankah Sejarah Operation Praying Mantis 1988 Terulang?
Iran Ancam Serang Pangkalan AS: Apa Dampaknya bagi Stabilitas Global?
Viral! Detik-Detik Trump Tertidur di Acara Resmi, Benarkah Kesehatannya Memburuk?