Rencana Suksesi dan Ketegasan Iran
Rencana kontingensi Khamenei menetapkan beberapa lapis penerus untuk posisi kunci militer dan politik. Meski Larijani ditunjuk untuk memimpin dalam krisis, sumber menyatakan dia bukan calon penerus tetap Khamenei, melainkan sosok paling dipercaya di saat genting.
Dalam pidatonya di Azerbaijan Timur, Khamenei menanggapi ancaman Trump dengan keras. "Sebuah kapal induk adalah alat berbahaya, tapi lebih berbahaya adalah senjata yang bisa mengirimnya ke dasar laut," ujarnya. Ia menegaskan AS tidak akan pernah mampu menggulingkan Republik Islam Iran.
Peringatan Resmi Iran ke PBB
Perwakilan Iran di PBB secara resmi menyampaikan bahwa negara itu akan membalas "secara tegas dan proporsional" setiap agresi militer. Dalam surat kepada Sekjen PBB, Iran menekankan bahwa AS akan memikul "tanggung jawab penuh" atas segala konsekuensi yang tidak terkendali.
Surat itu juga memperingatkan bahwa semua pangkalan dan aset militer AS di kawasan akan menjadi sasaran sah dalam pembelaan diri Iran, merujuk pada Pasal 51 Piagam PBB.
Langkah-langkah darurat dan pernyataan tegas ini menunjukkan kesiapan Iran menghadapi skenario terburuk dalam ketegangan dengan Amerika Serikat, dengan memastikan kelangsungan kepemimpinan dan kemampuan membalas serangan.
Artikel Terkait
Dubes AS Mike Huckabee Klaim Israel Berhak Kuasai Timur Tengah: Ini Fakta Kontroversialnya
USS Gerald Ford Siaga Tempur: Akankah Sejarah Operation Praying Mantis 1988 Terulang?
Iran Ancam Serang Pangkalan AS: Apa Dampaknya bagi Stabilitas Global?
Viral! Detik-Detik Trump Tertidur di Acara Resmi, Benarkah Kesehatannya Memburuk?