Iran Tuduh AS dan Israel Gunakan Propaganda Goebbels Jelang Negosiasi Nuklir
Iran melontarkan kritik keras terhadap Amerika Serikat menjelang putaran baru pembicaraan nuklir di Jenewa, Swiss. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baqaei, secara terbuka menuding AS dan Israel menggunakan taktik propaganda ala Menteri Propaganda Nazi, Joseph Goebbels.
Melalui platform X, Baqaei menyebut prinsip "Ulangi kebohongan cukup sering dan itu akan menjadi kebenaran" kini dipraktikkan untuk mendiskreditkan Iran di mata dunia internasional. Ia menilai pola ini menjadi bagian dari kampanye disinformasi sistematis.
"Ini sekarang secara sistematis digunakan oleh pemerintahan AS dan para pencari keuntungan perang yang mengelilinginya, khususnya rezim Israel yang melakukan genosida, untuk melayani kampanye disinformasi dan misinformasi jahat mereka terhadap Negara Iran," tulis pernyataan resmi tersebut.
Artikel Terkait
Blok Sunni Baru Pimpinan Turki-Mesir: Ancaman Nuklir yang Lebih Menakutkan dari Iran bagi Israel?
Hegemoni AS Terbongkar: Alasan Israel Bebas Iuran Board of Peace yang Bikin Dunia Geram
Iran Kembangkan Rudal Jangkau AS? Ini Fakta dan Mobilisasi Militer AS yang Mencekam
F-35 AS di Yordania: Sinyal Perang atau Sekadar Gertakan untuk Iran?