Pernyataan IRGC lebih lanjut merinci empat serangan drone terhadap pangkalan angkatan laut AS di Bahrain yang diduga menyebabkan kerusakan serius pada pusat komando dan dukungan militer. IRGC juga mengklaim telah menyerang pangkalan udara Ali Al Salem di Kuwait hingga melumpuhkan operasionalnya, serta tiga objek di Pangkalan Angkatan Laut Mohammed Al Ahmad.
Pernyataan Iran dan Respons Terbatas AS
Misi Tetap Iran untuk PBB menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak akan pernah bisa mengalahkan Iran. "Impian Pemerintah AS yang bermusuhan untuk menelan Republik Islam Iran serta memaksanya tunduk, tidak akan pernah terwujud," bunyi pernyataan resmi mereka.
Sampai saat ini, belum ada respons resmi dari Washington yang mengonfirmasi klaim korban jiwa di kalangan agen intelijen seperti yang dilaporkan media Iran. Departemen Pertahanan AS (Pentagon) hanya mengakui tiga tentaranya tewas dalam serangan balasan Iran, yang disebut sebagai korban pertama tentara AS sejak serangan dimulai. Beberapa personel lainnya dilaporkan mengalami luka ringan.
Komando Pusat AS (Centcom) menyatakan bahwa operasi tempur utama masih terus berlanjut dan upaya respons mereka masih sedang dilakukan.
Artikel Terkait
UEA Tutup Kedutaan di Iran: Dampak Mengerikan Serangan Rudal & Drone 2026
Iran Serang UEA & Arab Saudi: Dampak Mengerikan bagi Stabilitas Teluk dan Dunia
70.000 Pasukan Israel vs Iran: Benarkah Ini Tanda Kemunculan Dajjal?
Rahasia di Jari Khamenei: Inilah Ayat Al-Quran yang Selalu Menyertainya dan Makna Tersembunyi