Analisis ini juga menyoroti kemungkinan strategi Iran menargetkan infrastruktur vital di negara-negara Teluk seperti Arab Saudi, UEA, Bahrain, dan Qatar. Fasilitas energi dan pabrik desalinasi air dinilai sangat rentan. Kerusakan pada infrastruktur desalinasi, yang krusial untuk pasokan air bersih, dapat melumpuhkan ekonomi dan kehidupan masyarakat dengan cepat, dengan dampak yang berpotensi global mengingat peran strategis kawasan dalam pasar energi dunia.
Dampak terhadap Stabilitas Ekonomi dan Petrodolar AS
Jiang menekankan bahwa stabilitas negara-negara Teluk sangat penting bagi ekonomi AS. Sistem petrodollar selama ini membuat produsen minyak mendaur ulang pendapatan ke pasar keuangan AS. Jika konflik mengganggu ekspor minyak normal, aliran dana ini bisa terhambat dan berpotensi mengguncang stabilitas ekonomi Amerika Serikat secara lebih luas.
Keterbatasan Taktik dan Dukungan Politik Domestik AS
Di sisi lain, Jiang menilai tujuan AS untuk mendorong perubahan rezim di Iran sulit dicapai hanya lewat serangan udara. Operasi semacam itu mungkin memerlukan keterlibatan pasukan darat skala besar. Namun, pemerintah AS dianggap menghadapi keterbatasan dukungan publik untuk kembali terlibat perang darat di Timur Tengah, mengingat trauma konflik panjang di Irak dan Afghanistan.
Kesimpulan Analisis Konflik AS vs Iran
Secara keseluruhan, analisis Prof. Jiang Xueqin menyimpulkan bahwa potensi konflik AS-Iran bukan hanya persoalan militer, melainkan juga pertarungan ketahanan ekonomi, dukungan politik domestik, dan stabilitas sistem keuangan global. Dinamika geopolitik yang cair, posisi sekutu, dan respons komunitas internasional akan sangat menentukan arah dan dampak konflik ke depan.
Artikel Terkait
Militer AS & Nubuat Akhir Zaman: Benarkah Perang Iran Dianggap Jalan Turunnya Yesus?
Prancis Kerahkan Kapal Induk Charles de Gaulle: Langkah Drastis Tangani Perang di Timur Tengah?
Israel Siagakan Pasukan & Perintahkan Evakuasi Massal di Lebanon: Aksi Terbaru Jelang Perang Total?
AS Perintahkan Warga Segera Pergi dari Timur Tengah! Iran Serang Pangkalan Militer AS di 7 Negara