Dampak Ekonomi Perang Israel-Iran: Rugi Capai Rp 50 Triliun per Minggu
Kementerian Keuangan Israel mengeluarkan peringatan serius mengenai dampak finansial dari konflik bersenjata dengan Iran. Menurut laporan resmi, negara tersebut menanggung kerugian ekonomi yang sangat besar, diperkirakan sekitar 3 miliar dolar AS atau setara Rp 50 triliun setiap minggunya.
Surat Resmi Minta Pelonggaran Aktivitas Ekonomi
Menyikapi kerugian fantastis tersebut, Kementerian Keuangan Israel melalui Direktur Jenderalnya, Ilan Rom, secara resmi bersurat kepada Kepala Komando Garda Depan, Mayor Jenderal Shai Klapper. Inti surat tersebut adalah permintaan untuk membuka kembali usaha bisnis dan tempat kerja secara bertahap guna mengurangi beban ekonomi.
Dalam suratnya, Rom menegaskan, "Tidak ada keraguan tentang perlunya mempertahankan kebijakan pertahanan, tetapi menutup perekonomian secara luas menimbulkan biaya ekonomi yang besar. Kita butuh solusi yang menyeimbangkan kebutuhan keamanan dan ekonomi."
Artikel Terkait
Kurdi Tolak Jadi Tentara Bayaran AS: Kami Masih Ingat Pengkhianatan Amerika!
USS Abraham Lincoln Dihantam Drone Iran: Benarkah Kapal Induk Terbesar AS Mundur Terbirit-birit?
Iran Gempur Kuwait, Bahrain, & UEA 2026: Dampak Kilang Minyak Terbakar Hingga Blokade Selat Hormuz
Iran Siap Hadapi Invasi Darat AS-Israel: Benarkah Akan Jadi Bencana Besar yang Diramalkan?