Serangan dengan rudal PrSM ini merupakan bagian dari serangan gabungan AS dan Israel ke Iran yang dimulai sejak 28 Februari, termasuk menargetkan ibu kota Teheran. Serangan ini dilaporkan menyebabkan kerusakan dan korban sipil.
Iran membalas dengan melancarkan serangan ke wilayah Israel serta sejumlah pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah.
Iran Gunakan Senjata Baru, Termasuk Rudal Hipersonik
Tak kalah tangguh, Iran juga diketahui menggunakan senjata-senjata baru yang belum pernah diungkap sebelumnya. Salah satunya adalah penggunaan amunisi klaster dalam serangan ke wilayah Tel Aviv yang dilaporkan menimbulkan kerusakan masif.
Beberapa video yang beredar di media sosial juga menunjukkan dugaan penggunaan rudal-rudal hipersonik Iran yang menghujam wilayah Tel Aviv dan Yerusalem, menunjukkan peningkatan eskalasi teknologi persenjataan dalam konflik ini.
Penggunaan PrSM oleh AS dan senjata baru oleh Iran menandai babak baru dalam konflik, di mana kedua belah pihak mengerahkan sistem persenjataan canggih terbaru mereka di medan pertempuran.
Artikel Terkait
Iran vs AS di Selat Hormuz: Ancaman Hentikan Minyak Global, Apa Dampaknya Bagi Dunia?
Video Viral Rumah Itamar Ben-Gvir Terbakar: FAKTA atau HOAX? Ini Hasil Investigasinya
Krisis Energi Global Meledak: Pakistan Naikkan BBM 20%, Australia Panic Buying!
Krisis Teluk Meledak: Bagaimana UEA & Qatar Hancurkan 27 Rudal dan Drone Iran dalam Satu Malam?