POLHUKAM.ID - Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, mengungkapkan kisah mengejutkan di balik kesibukannya memimpin negara. Ia mengaku sempat berada dalam situasi nyaris kehabisan makanan di kediaman dinas, namun aturan protokoler yang ketat melarangnya untuk berbelanja atau memesan makanan secara online.
"Saya tidak diperbolehkan belanja atau memesan makanan dari kediaman dinas. Jika saya kehabisan makanan, selesailah sudah semuanya," ujarnya pada bulan Februari lalu.
Kondisi ini menggambarkan tekanan dan keterbatasan yang dihadapi Takaichi sejak menjabat. Selain harus bekerja tanpa henti, ia juga terikat aturan keamanan ketat yang membuat aktivitas sehari-hari, termasuk urusan makan, menjadi sangat tidak fleksibel.
Kisah lain yang terungkap adalah keluhan Takaichi tentang kurang tidur sejak dilantik sebagai perdana menteri enam bulan silam. Cerita ini disampaikan Takaichi kepada politisi senior Akira Amari dalam sebuah pertemuan di kantor perdana menteri, Kamis (23/4/2026).
Artikel Terkait
Iran Punya Kartu As! Rudal Balistik Siap Hantam Daratan AS, Ini Kata Pakar
Praka Rico Gugur di Lebanon, TNI Kembali Berduka — Ini Fakta Terbaru Serangan ke Pasukan PBB
Trump Sebut India dan China Lubang Neraka, Hubungan Diplomatik AS dengan Dua Adidaya Asia Anjlok
Trump Beri Perintah Tembak dan Hancurkan ke Angkatan Laut AS di Selat Hormuz – Ancaman Baru di Tengah Gencatan Senjata Iran