Bingung Akhiri Perang? Bocoran Utusan Trump Soal Konflik AS-Iran yang Makin Meledak

- Rabu, 11 Maret 2026 | 12:00 WIB
Bingung Akhiri Perang? Bocoran Utusan Trump Soal Konflik AS-Iran yang Makin Meledak

Utusan Khusus Trump Bingung Akhiri Perang dengan Iran, Konflik Terus Meluas

Utusan khusus Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, Steve Witkoff, mengaku kebingungan dalam memprediksi akhir dari operasi militer AS terhadap Iran. Pernyataan ini muncul di tengah eskalasi ketegangan di Timur Tengah yang kian memanas.

"Saya tidak tahu. Yang saya tahu, Presiden Donald Trump bukan sosok yang tepat untuk ditantang," kata Witkoff dalam wawancara dengan CNBC, Selasa (10/3/2026), menanggapi pertanyaan tentang kemungkinan penyelesaian konflik.

Eskalasi Serangan dan Balasan Iran

Kebingungan Witkoff terjadi pasca serangan gabungan AS dan Israel ke sejumlah target di Iran pada 28 Februari, termasuk di ibu kota Teheran. Serangan yang dilaporkan menimbulkan kerusakan fasilitas dan korban sipil ini langsung dibalas oleh Iran. Teheran meluncurkan serangan balasan ke wilayah Israel serta fasilitas militer AS di kawasan Timur Tengah.

Awalnya, Washington dan Tel Aviv menyebut serangan mereka sebagai langkah "pencegahan" terhadap ancaman program nuklir Iran. Namun, belakangan kedua negara juga menyuarakan keinginan untuk adanya perubahan kekuasaan di Iran.

Meninggalnya Pemimpin Tertinggi Iran dan Reaksi Internasional

Eskalasi ini turut diwarnai laporan syahidnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, pada hari pertama operasi militer. Pemerintah Iran kemudian menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari.

Halaman:

Komentar