Trump Kritik Keras NATO, Sebut Sekutu Tak Bantu AS Hadapi Iran
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan kekecewaan mendalam terhadap negara-negara sekutu NATO. Trump menilai aliansi militer tersebut tidak memberikan kontribusi berarti dalam menghadapi konflik dengan Iran.
Melalui unggahan di platform Truth Social pada Kamis, Trump menyatakan bahwa negara-negara sekutu NATO "sama sekali tidak melakukan apa pun" untuk membantu Washington. Ia menggambarkan Iran sebagai negara yang kini "hancur secara militer".
"AS tidak membutuhkan apa pun dari NATO, namun kami tidak akan pernah melupakan momen yang sangat penting ini," tulis Trump. Pernyataan keras ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan lonjakan harga minyak global akibat gangguan di Selat Hormuz.
Seruan Trump Ditolak, Eropa Sebut Konflik adalah Buatan AS
Trump sebelumnya telah mendesak berbagai pihak, termasuk sekutu dan rival seperti China, untuk membantu mengamankan Selat Hormuz. Namun, seruan itu ditolak sejumlah negara Eropa. Mereka menilai konflik dengan Iran dipicu oleh kebijakan Washington sendiri tanpa konsultasi dengan sekutu.
Trump menegaskan kembali sikap kritisnya terhadap NATO, menyebut respons aliansi itu sebagai "kesalahan yang sangat bodoh". Meski menyatakan opsi untuk menarik AS dari NATO "layak dipertimbangkan", Trump mengatakan belum ada rencana konkret untuk melakukannya.
Iran Ubah Pulau Kharg Jadi "Medan Jebakan" untuk Hadapi Invasi AS
Sementara ketegangan diplomatis terjadi, laporan intelijen AS mengungkap persiapan militer Iran di Pulau Kharg. Pulau strategis yang menjadi pusat vital energi Iran tersebut telah diperkuat menjadi benteng pertahanan dan "medan jebakan" untuk menghadapi kemungkinan invasi darat AS.
Menurut laporan CNN, Iran telah menambah pasukan, memperkuat sistem pertahanan udara, dan memasang berbagai jebakan tempur di pulau tersebut. Peringatan juga datang dari sekutu AS di kawasan Teluk bahwa invasi ke Pulau Kharg berisiko menimbulkan korban besar di pihak Amerika.
Artikel Terkait
Houthi Serang Israel: Dampak Mengerikan yang Bisa Guncang Timur Tengah dan Dunia
Kapal Tanker Pertamina Disandera Iran di Selat Hormuz: Ini 3 Kesalahan Diplomasi yang Harus Dibayar Indonesia
Iran Ultimatum AS: Kampus di Timur Tengah Bakal Diserang Jika Tak Patuhi Tenggat 30 Maret 2026
7 Kapal Tanker Malaysia Terjebak di Selat Hormuz: Apa yang Sebenarnya Terjadi?