Dalam peringatannya, IRGC juga meminta semua staf, dosen, profesor, dan mahasiswa yang berada di lingkungan universitas AS di wilayah Timur Tengah, serta penduduk di sekitarnya, untuk segera menjauh dalam radius 1 kilometer dari lokasi kampus. Langkah ini mengindikasikan keseriusan ancaman yang disampaikan.
Sejumlah universitas ternama AS diketahui memiliki cabang di kawasan Teluk, di antaranya adalah Universitas Texas A&M di Qatar dan Universitas New York yang beroperasi di Uni Emirat Arab. Keberadaan kampus-kampus ini kini menjadi sorotan menyusul ancaman dari Iran.
Ancaman balasan ini muncul setelah serangan udara AS-Israel pada 27-28 Maret yang menyasar dua kampus di Teheran, termasuk sebuah universitas sains dan teknologi. Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan pada bangunan, namun tidak menimbulkan korban jiwa.
Artikel Terkait
Houthi Serang Israel: Dampak Mengerikan yang Bisa Guncang Timur Tengah dan Dunia
Kapal Tanker Pertamina Disandera Iran di Selat Hormuz: Ini 3 Kesalahan Diplomasi yang Harus Dibayar Indonesia
Trump vs NATO & Iran: Pulau Kharg Jadi Jebakan Maut yang Bisa Picu Perang Global?
7 Kapal Tanker Malaysia Terjebak di Selat Hormuz: Apa yang Sebenarnya Terjadi?