Iran Perluas Sasaran Serangan, Ancam Universitas AS dan Israel di Timur Tengah
Konflik di Timur Tengah memasuki fase berbahaya baru. Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) secara resmi mengeluarkan ancaman untuk memperluas daftar target militernya, yang kini mencakup universitas yang terkait dengan Amerika Serikat dan Israel.
Pernyataan Resmi dan Target Baru IRGC
Melalui kantor berita Fars News Agency, IRGC menegaskan bahwa semua universitas milik "entitas pendudukan" (Israel) dan universitas Amerika di Asia Barat akan dianggap sebagai target militer yang sah. Kebijakan baru ini disebut sebagai balasan atas serangan berulang yang menarget fasilitas pendidikan di Iran, seperti Iran University of Science and Technology di Teheran.
Peringatan Keselamatan untuk Warga Sipil
Dalam pernyataannya, IRGC juga mengimbau staf akademik, mahasiswa, dan warga yang berada di sekitar kampus-kampus target untuk menjauh setidaknya satu kilometer. Peringatan ini dikeluarkan menyusul potensi serangan balasan yang dapat terjadi kapan saja.
Artikel Terkait
Trump Klaim Mojtaba Khamenei Tewas: Benarkah Rezim Iran Akan Runtuh?
Markas UNIFIL Diserang Israel, Personel TNI Jadi Korban: Apa yang Terjadi?
Kebocoran Kimia Mencekam di Israel: Serangan Rudal Iran Picu Lockdown Darurat di Beersheba
Gelombang No Kings: 8 Juta Warga AS Turun ke Jalan, Desak Trump Mundur!