Intelijen Rusia Bongkar Proyek Rahasia Nuklir Uni Eropa: Perlombaan Senjata Baru Dimulai?

- Kamis, 09 April 2026 | 13:25 WIB
Intelijen Rusia Bongkar Proyek Rahasia Nuklir Uni Eropa: Perlombaan Senjata Baru Dimulai?

Laporan intelijen Rusia menyoroti secara khusus kemampuan teknis negara-negara anggota UE, dengan Jerman sebagai fokus utama. Klaim menyebutkan bahwa pakar Jerman mampu memperoleh plutonium tingkat senjata yang cukup untuk satu perangkat nuklir hanya dalam waktu satu bulan.

Laboratorium penelitian di Karlsruhe, Dresden, Erlangen, dan Julich disebut sebagai lokasi potensial. Selain itu, fasilitas pengayaan uranium di Gronau diklaim mampu menghasilkan uranium tingkat senjata hanya dalam waktu satu minggu.

SVR menuding bahwa UE sengaja bersembunyi di balik 'payung nuklir' Amerika Serikat hanya untuk membeli waktu guna membangun kapasitas nuklir independen mereka sendiri.

Peringatan Keras: Ancaman Perlombaan Senjata Nuklir Global

Berdasarkan temuan tersebut, Rusia mendesak pemerintah Amerika Serikat dan otoritas global lainnya untuk segera bertindak mencegah ambisi nuklir Uni Eropa. Moskow memperingatkan bahwa keberhasilan Brussels memiliki senjata nuklir akan memicu putaran baru perlombaan senjata nuklir global yang tidak terkendali.

Hal ini dikhawatirkan dapat meruntuhkan sistem non-proliferasi internasional yang telah dibangun selama puluhan tahun. "Kami mendesak administrasi AS dan semua pemerintah untuk melakukan segala kemungkinan guna menghentikan Uni Eropa memperoleh senjata nuklir," tegas pernyataan intelijen Rusia tersebut.

Hingga saat ini, pihak Uni Eropa belum memberikan tanggapan resmi atas tudingan serius dari Moskow ini. Klaim ini juga telah mendapat perhatian media internasional, termasuk kantor berita Iran, Tasnim News.

Halaman:

Komentar