Trump Umumkan Pembukaan Permanen Selat Hormuz, Klaim Ada Kesepakatan dengan China
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan keputusan untuk membuka secara permanen Selat Hormuz. Langkah ini diambil setelah adanya upaya pemblokadean di jalur pelayaran vital tersebut selama dua hari terakhir.
Dalam pernyataannya di platform Truth Social pada Rabu (14/4), Trump menegaskan bahwa kebijakan ini dipertimbangkan untuk kepentingan global, terutama dalam menjaga stabilitas distribusi energi dunia.
Klaim Trump: "Demi China dan Seluruh Dunia"
Trump menyatakan bahwa pembukaan kembali Selat Hormuz dilakukan "demi China dan seluruh dunia". Ia menegaskan bahwa AS tidak akan lagi melakukan upaya blokade di selat strategis tersebut.
"China sangat senang dengan keputusan ini. Kami melakukannya untuk mereka dan untuk seluruh dunia. Tidak akan ada lagi blokade," tulis Trump dalam unggahannya.
Kesepahaman dengan China Soal Pengiriman Senjata ke Iran
Mantan Presiden AS itu lebih jauh mengklaim telah terjadi kesepahaman awal dengan Presiden China Xi Jinping. Trump menyatakan bahwa Beijing sepakat untuk tidak mengirimkan senjata ke Iran.
"Presiden Xi dan saya telah berbicara, dan mereka memahami situasinya. Saya percaya China tidak akan mengirimkan senjata ke Iran," lanjutnya.
Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah China maupun Iran mengenai klaim kesepakatan tersebut.
Artikel Terkait
Selat Hormuz Meledak! AS Tembak & Sita Kapal Iran, Ancaman Perang Makin Nyata?
Iran Akui Kapalnya Disita AS: Ancaman Serangan Balasan yang Bisa Picu Perang Baru?
Kapal Iran Hancur Ditembak AS di Teluk Oman: Blokade Memicu Perang Baru?
Iran Tembak Kapal Dagang di Selat Hormuz: Blokade Total Ancam 20% Pasokan Minyak Dunia?