Dampak Langsung pada Pasar Minyak Global
Blokade yang diumumkan pada 13 April 2026 ini merupakan bagian dari eskalasi konflik antara AS, Israel, dan Iran. Dampaknya langsung menghantam Selat Hormuz, jalur yang dilalui sekitar 20% pasokan minyak dunia. Gangguan ini telah memicu lonjakan harga minyak mentah serta meningkatkan biaya pengiriman dan asuransi kapal secara global.
Klaim Bertolak Belakang: Pembukaan vs. Blokade
Iran mengklaim telah membuka kembali Selat Hormuz dengan pembatasan tertentu, terkait kesepakatan gencatan senjata di Lebanon. Namun, Presiden AS Donald Trump menegaskan blokade tidak akan dicabut dalam waktu dekat. "Langkah tersebut akan tetap diberlakukan hingga kesepakatan dengan Iran benar-benar tercapai," tegasnya.
Kesimpulan: Titik Panas Geopolitik yang Berlanjut
Dengan klaim yang saling bertolak belakang antara Washington dan Teheran, Selat Hormuz tetap menjadi titik panas geopolitik dunia. Situasi ini menunjukkan bahwa risiko gangguan terhadap rantai pasokan dan perdagangan energi global masih sangat nyata dan memerlukan pemantauan ketat.
Artikel Terkait
Selat Hormuz Meledak! AS Tembak & Sita Kapal Iran, Ancaman Perang Makin Nyata?
Iran Akui Kapalnya Disita AS: Ancaman Serangan Balasan yang Bisa Picu Perang Baru?
Kapal Iran Hancur Ditembak AS di Teluk Oman: Blokade Memicu Perang Baru?
Iran Tembak Kapal Dagang di Selat Hormuz: Blokade Total Ancam 20% Pasokan Minyak Dunia?