Eskalasi ini terjadi setelah Iran kembali menutup Selat Hormuz pada Sabtu, 18 April 2026. Penutupan ini merupakan respons atas blokade yang dilakukan AS terhadap kapal-kapal yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran.
Iran juga secara resmi membatalkan rencana perundingan damai dengan AS yang sedianya akan digelar di Pakistan pada 20 April 2026. Pemerintah Iran menegaskan tidak akan kembali ke meja perundingan selama blokade AS masih berlangsung.
Dampak Blokade AS di Teluk Oman
Sejak blokade dimulai, pasukan AS telah memerintahkan setidaknya 25 kapal dagang untuk berbalik arah atau kembali ke pelabuhan asal di Iran. Tindakan ini memperketat ketegangan di salah satu jalur pelayaran minyak paling vital di dunia.
Langkah AS menyita dan melumpuhkan kapal kargo Iran menandai peningkatan signifikan dalam konflik kedua negara, yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan pasokan energi global.
Artikel Terkait
Iran Akui Kapalnya Disita AS: Ancaman Serangan Balasan yang Bisa Picu Perang Baru?
Iran Tembak Kapal Dagang di Selat Hormuz: Blokade Total Ancam 20% Pasokan Minyak Dunia?
Kapal Tanker Pertamina Tertahan di Teluk Arab: Apa yang Terjadi dan Upaya Pemerintah?
Gencatan Senjata Israel-Lebanon Ambruk? Hizbullah Siap Balas Dendam, Ini Kata Trump dan Netanyahu