Kongres AS Selidiki Kematian Misterius 11 Ilmuwan, Soroti Program Rahasia dan Panggil Pentagon
Kongres Amerika Serikat secara resmi membuka penyelidikan terkait laporan kematian dan hilangnya setidaknya 11 ilmuwan dalam kondisi misterius. Para ilmuwan tersebut diketahui memiliki akses ke informasi ilmiah sensitif pemerintah AS.
Permintaan Klarifikasi ke Pentagon, NASA, FBI, dan Departemen Energi
Komite Pengawasan dan Reformasi Pemerintah DPR AS, yang dipimpin anggota Partai Republik James Comer dan Eric Burlison, telah mengirim surat permintaan klarifikasi resmi ke sejumlah lembaga federal. Lembaga yang dimintai penjelasan mencakup Departemen Pertahanan AS (Pentagon), Badan Penerbangan dan Antariksa (NASA), Biro Investigasi Federal (FBI), serta Departemen Energi.
Dalam dokumen resminya, komite menyatakan sedang menyelidiki "laporan publik yang belum terkonfirmasi tentang hilangnya dan kematian individu yang memiliki akses ke informasi ilmiah sensitif." Mereka menekankan bahwa insiden ini berpotensi menjadi ancaman serius bagi keamanan nasional AS.
Rentetan Peristiwa Tidak Biasa Sejak 2022
Laporan media yang menjadi perhatian Kongres menyebutkan, setidaknya 11 individu dengan latar belakang ilmuwan tewas atau hilang sejak tahun 2022. Sebagian besar dari mereka bekerja pada bidang-bidang strategis dan sensitif, seperti fisika nuklir, penelitian antariksa, dan bahkan penelitian terkait fenomena udara tak dikenal (UAP/UFO).
Artikel Terkait
Iran Tolak Damai, Trump Ancam Serang: Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya?
Blokade Trump vs Iran: Selat Hormuz Membara, Bisakah Perang Dicegah?
Gempa M7.4 Baru Saja Terjadi, BMKG Jepang Peringatkan: Bersiap untuk yang Lebih Dahsyat!
Balikatan 2026: 17.000 Pasukan AS-Filipina-Jepang Uji Rudal di Depan Taiwan, China Marah!