Pada hari yang sama, Presiden AS Donald Trump secara terbuka menolak tawaran balasan terbaru dari Iran terkait proposal perdamaian AS. Dalam unggahan di platform Truth Social, Trump menyebut proposal Iran sama sekali tidak dapat diterima.
Menurut laporan Wall Street Journal, Iran menolak sejumlah tuntutan utama AS terkait program nuklirnya. Teheran meminta agar pembahasan mengenai nuklir dipisahkan dari kesepakatan damai. Iran juga mengusulkan sebagian uranium yang diperkaya untuk diencerkan, sementara sisanya dikirim ke negara ketiga. Uranium tersebut dapat dikembalikan jika AS keluar dari kesepakatan di masa depan.
Sebagai bagian dari usulan tersebut, AS diminta menghentikan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Sebagai imbalannya, Iran akan membuka kembali Selat Hormuz untuk jalur perdagangan internasional.
Meski demikian, AS tetap bersikukuh menuntut jaminan bahwa Iran menghentikan program nuklirnya secara menyeluruh. Iran dikabarkan bersedia menghentikan pengayaan uranium, tetapi hanya untuk sementara dan tetap menolak pembongkaran fasilitas nuklirnya.
Artikel Terkait
Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Irak untuk Serang Iran, AS Tahu tapi Irak Tak Diizinkan Tahu
Dokumen FBI Bocor: Makhluk 4 Kaki Keluar dari UFO, Ini Bukti Mengerikannya!
Kisah di Balik 4 Anak Elon Musk: Mantan Dewan OpenAI Bongkar Rahasia Donasi Sperma & Gugatan Besar
Pentagon Buka 160 Dokumen UFO Rahasia: Laporan Astronot Apollo hingga Rekaman Militer yang Bikin Penasaran