"Kami siap memastikan keselamatan kapal yang meninggalkan pelabuhan Ukraina," kata Lavrov dalam konferensi pers bersama dengan timpalannya dari Turki, Mevlut Cavusoglu.
"Kami siap melakukan ini bekerja sama dengan rekan-rekan Turki kami," imbuhnya, dikutip laman Middle East Eye.
Lavrov tiba di Ankara pada hari Selasa di tengah peringatan keras tentang kekurangan pangan global yang sebagian disebabkan oleh invasi Rusia ke Ukraina, AFP melaporkan.
Pembicaraan difokuskan pada upaya untuk membuka koridor keamanan untuk mengirim biji-bijian Ukraina --sereal dan gandum khususnya-- terjebak di pelabuhan negara yang dilanda perang karena blokade Rusia.
Cavusoglu menyebut tuntutan Rusia untuk mengakhiri sanksi untuk membantu biji-bijian ke pasar dunia "sah".
"Jika kita perlu membuka pasar internasional untuk gandum Ukraina, kita melihat penghapusan hambatan yang menghalangi ekspor Rusia sebagai permintaan yang sah," katanya.
Artikel Terkait
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!
Solar Vietnam Naik 105%! Dampak Konflik Timur Tengah 2026 yang Bikin Warga Beralih ke Sepeda