"Kami siap memastikan keselamatan kapal yang meninggalkan pelabuhan Ukraina," kata Lavrov dalam konferensi pers bersama dengan timpalannya dari Turki, Mevlut Cavusoglu.
"Kami siap melakukan ini bekerja sama dengan rekan-rekan Turki kami," imbuhnya, dikutip laman Middle East Eye.
Lavrov tiba di Ankara pada hari Selasa di tengah peringatan keras tentang kekurangan pangan global yang sebagian disebabkan oleh invasi Rusia ke Ukraina, AFP melaporkan.
Pembicaraan difokuskan pada upaya untuk membuka koridor keamanan untuk mengirim biji-bijian Ukraina --sereal dan gandum khususnya-- terjebak di pelabuhan negara yang dilanda perang karena blokade Rusia.
Cavusoglu menyebut tuntutan Rusia untuk mengakhiri sanksi untuk membantu biji-bijian ke pasar dunia "sah".
"Jika kita perlu membuka pasar internasional untuk gandum Ukraina, kita melihat penghapusan hambatan yang menghalangi ekspor Rusia sebagai permintaan yang sah," katanya.
Artikel Terkait
Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Irak untuk Serang Iran, AS Tahu tapi Irak Tak Diizinkan Tahu
Dokumen FBI Bocor: Makhluk 4 Kaki Keluar dari UFO, Ini Bukti Mengerikannya!
Kisah di Balik 4 Anak Elon Musk: Mantan Dewan OpenAI Bongkar Rahasia Donasi Sperma & Gugatan Besar
Pentagon Buka 160 Dokumen UFO Rahasia: Laporan Astronot Apollo hingga Rekaman Militer yang Bikin Penasaran