Moldova juga menjadi calon negara anggota Uni Eropa yang menandakan semakin dalamnya upaya blok untuk merangkul negara-negara bekas Uni Soviet. Menjadi anggota Uni Eropa akan mendorong moral Ukraina.
Namun jalan untuk mencapainya masih panjang dan butuh waktu bertahun-tahun. Zelenskyy berjanji tidak akan beristirahat sampai Rusia kalah dan mengamankan keanggotaan Uni Eropa.
"Kami dapat mengalahkan musuh, membangun kembali Ukraina, bergabung dengan Uni Eropa dan kemudian kami dapat beristirahat," katanya dalam video yang dirilis kantor kepresidenan Ukraina.
Langkah Ukraina dan Moldova bergabung dengan Uni Eropa bersamaan dengan keputusan Finlandia dan Swedia masuk Organisasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) yang didorong invasi Rusia. Hal ini menandakan aksi militer Kremlin telah menjadi bumerang bagi strategi geopolitik mereka sendiri.
Sumber: republika.co.id
Artikel Terkait
Selat Hormuz Meledak! AS Tembak & Sita Kapal Iran, Ancaman Perang Makin Nyata?
Iran Akui Kapalnya Disita AS: Ancaman Serangan Balasan yang Bisa Picu Perang Baru?
Kapal Iran Hancur Ditembak AS di Teluk Oman: Blokade Memicu Perang Baru?
Iran Tembak Kapal Dagang di Selat Hormuz: Blokade Total Ancam 20% Pasokan Minyak Dunia?