"Harganya rendah di wilayah Otoritas Palestina. Ini tidak hanya terkait bahan bakar minyak, tapi banyak komoditas," ujar laporan Israel Hayom.
Dilansir Middle East Monitor, Senin (27/6/2022), petugas keamanan Dewan Pemukiman di wilayah pendudukan Tepi Barat, Shlomo Vaknin, mengatakan, para pemukim tidak memperhatikan bahaya yang mengintai hidup mereka ketika berbelanja di pertokoan Palestina. Mereka hanya mementingkan harga yang lebih murah.
Israel Hayom melaporkan, orang-orang Israel yang pergi berbelanja di wilayah pendudukan Tepi Barat berisiko diserang oleh orang-orang Palestina. Ada bahaya permanen pada kehidupan mereka yang memasuki desa-desa Palestina.
"Banyak orang Israel yang memasuki area Otoritas Palestina, terutama Area A dan Area B, mereka diserang dan diselamatkan oleh tentara Israel," ujar laporan Israel Hayom.
Sumber: m.republika.co.id
Artikel Terkait
Lebih dari 300 Tentara AS Terluka: Mengapa Cedera Otak Jadi Ancaman Tersembunyi Perang Modern?
Mantan Direktur PBB Mundur Drastis: Dunia Sudah di Ambang Perang Nuklir, Ini Buktinya!
Mengungkap Pembungkaman di PBB: Alasan Mengejutkan di Balik Pengunduran Diri Mohamad Safa
Lelang Kapal Iran oleh Indonesia: Apa Dampak Nyata bagi Pasokan BBM Kita di Selat Hormuz?